Monday, May 13, 2013

Saya, setidaknya.


"What do they know about me ?
When even me , do not really know who am I"

Selama ini saya selalu merasa mengerti diri saya sendiri. Apa potensi yang saya miliki. Apa yang saya inginkan. Dan bagaimana saya bisa mendapatkan apa yang saya inginkan. Saya pun merasa itu adalah salah satu kelebihan yang diberikan Allah pada saya.

Saat ini ? semuanya begitu abstrak. Saya tidak begitu mengerti, lagi.

Saya menginginkan banyak hal, terlalu banyak hal. Saya menargetkan banyak hal, terlalu banyak hal. Kemudian saya tanyakan pada diri saya lagi. Bisakah saya dengan keterbatasan kemampuan yang saya miliki ? atau benar benar inginkah saya ? atau semua hanya nafsu sementara untuk meraih sebanyak – banyaknya demi terus menikmati status yang saya miliki beberapa tahun ini.

Setelah melewati berbagai macam dinamika dan proses, saya belajar. Penghargaan terbesar adalah pemberian. Bukan semata – mata pemberian yang diukur dari material, namun sumbangsih, kebergunaan, pemikiran, kebermaknaan. Saya rasa itulah pencapaian.

Kemudian saya bertanya pada diri saya sendiri, memberi ? pada hal apa ? pada bidang apa? Bagaimana agar saya bisa berguna? Saya pun masih belum mengerti. Saya pun masih mencari.

Saya pun juga mengerti, bahwa proses pencarian jati diri, bukanlah alasan untuk berhenti memberi apa yang saya miliki saat ini. Karena bahkan rumput pun bergoyang untuk menghargai angin, menggelitik manusia yang berjalan diatasnya, memberikan bunyian senyapnya yang mendamaikan. Setidaknya saya harus memaksimalkan potensi yang Allah izinkan untuk saya miliki, untuk terus memberi.

Saya pun mengerti, proses pencarian jati diri, tidak akan pernah berhenti. Saya tidak akan pernah menjadi sempurna, terbaik di antara segalanya. Hal yang bisa saya lakukan adalah untuk terus berusaha, bila tidak pintar setidaknya saya belajar, bila tidak berhati suci setidaknya saya terus memperbaiki diri,  meski bukan yang diharapkan setidaknya saya masih memberikan kebermanfaatan dan kebergunaan.

Ini saya dari yang saya pikirkan saat ini. Dari determinasi yang saya tetapkan hari ini. Mungkin besok saya akan berubah lagi, semoga lebih baik.