Wednesday, July 10, 2013

10 Juli 2013

di sebuah Panti Tuna Ganda yang bahkan saya sudah lupa apa namanya, namun setidaknya saya masih ingat apa pemikiran yang saya temukan disana.

" Kita semua memang manusia yang memiliki keterbatasan tapi kita harus tau bahwa kita masih sangat beruntung karena ada saudara - saudara kita yang masih lebih terbatas dari kita " - Kak Hanif

Kak Lena salah satu penghuni panti tuna ganda yang memiliki lebih dari satu disabilitas yang saya bahkan nggak tau apa saja macamnya, saat ini sudah bisa mengurus dirinya sendiri dan bahkan sudah bisa puasa Ramadhan dan menyuapi salah satu pasien lain yang masih kecil.

Kak Rasti seorang penyandang Tuna Daksa, mampu melawan disabilitasnya dengan merangkai kain dan gelang, menulis cerita dan puisi yang sudah akan diterbitkan bukunya. Yang mana ceritanya telah banyak memotivasi penyandang disabilitas lain untuk terus berkarya.

Kita , khususnya , saya
yang memiliki mata yang bisa melihat
yang memiliki mulut untuk berbicara
yang memiliki tubuh yang bisa digerakkan dengan sempurna
yang memiliki otak untuk berpikir
yang memiliki cukup akses untuk memperjuangkan apa yang saya inginkan
apa yang telah saya lakukan ?
apakah saya hanya menggunakannya untuk kepentingan saya sendiri ?
bagaimana kita, saya,  bisa memfungsikan potensi yang saya miliki untuk bisa bermanfaat bagi orang lain?
bagaimana kita, saya, bisa menolong mereka ?
sayangnya, dengan bodohnya, saya masih tidak mengerti apa - apa.

terima kasih atas pelajaran yang telah kalian berikan pada saya hari ini :)
"we are so much more than just lucky. there is no reason for us to complain. they got bigger problem, they made bigger things. stop making excuse, start doing something"

Thursday, July 4, 2013

Mereka

Masih sangat jelas di ingatan saya
Apa yang saya rasakan, apa yang saya pikirkan, dan apa yang saya rencanakan ketika pertama kali datang disini
Di tempat yang katanya kampus perjuangan ini,
Masih tinggi tembok yang saya bangun untuk melindungi diri saya sendiri
Dan tanpa sadar ternyata hal tersebut, dulu, cukup membatasi untuk belajar lebih banyak lagi,
Masih sangat jelas di ingatan saya
Bagaimana saya berusaha memberikan justifikasi bahwa hanya “belajar” mungkin sudah cukup benar,
Hingga akhirnya pada bulan februari saya bertemu mereka,
Mereka
Yang telah menarik saya dari zona aman yang saya buat untuk diri saya sendiri
Yang telah memberikan atmosfer keluarga disini
Yang telah menarik saya dari hanya duduk di depan meja belajar dan mengajarkan saya lebih banyak hal
Yang telah memfungsikan hati saya lagi untuk lebih peduli setelah lama mengasingkan diri
Yang memberikan saya kesempatan untuk bekerja , untuk menjadi berguna bagi orang lain
Yang memberikan saya cukup banyak kesibukan sehingga saya tidak begitu memiliki waktu untuk meratapi kerinduan saya akan rumah
Yang memberikan saya kesempatan untuk menyadari bahwa saya sangat beruntung untuk berada disini dan dalam kondisi seperti ini
Yang memberikan waktu untuk telinga mereka mendengarkan , memberikan waktu untuk mengerti kenapa saya seperti ini
Yang tetap berada disamping saya setiap waktu saya berubah menjadi anak kecil yang suka mengganggu
Mereka , Adkesma BEM FISIP 2013.
Saya selalu tau
Mereka telah menolong saya untuk berada di tempat yang saya nikmati saat ini
Tanpa mereka, saya bukanlah apa – apa
Tanpa  mereka, Saya mungkin hanya akan menjadi mahasiswa yang tenggelam dalam buku dan impiannya

Terima kasih untuk mereka, untuk semuanya :)
(Fira, Dwi, Maria, Yaya, Kak Utri, Dea, Kak Aga, Sandi, Yoga, Indra, dan Fay yang ga ada di foto ._.v)